Tips memilih kampus yang tepat sangat dibutuhkan bagi para siswa SMA/SMK. Bahkan, sebelum lulus siswa sudah harus memiliki rencana dalam melanjutkan pendidikannya.
Tidak jarang siswa merasa bingung dalam memilih kampus. Pengalaman pertama ini menjadi alasan kebingungan mereka. Kalau saat ini kamu sedang merasakan hal yang sama, yuk ikuti tips memilih kampus ini, agar tidak bingung setelah lulus!
Telusuri Minat Bakat
Menelusuri minat bakat diri menjadi tips memilih kampus pertama yang harus kamu lakukan. Agar tidak bingung dalam memilih kampus, baiknya kamu sudah telusuri minat bakat ini sejak di bangku sekolah.
Sejak di bangku sekolah, kamu bisa latihan mengenali diri sendiri melalui berbagai kegiatan yang ada. Bisa dengan ikut ekskul tertentu, atau kegiatan lainnya yang bisa memunculkan minat bakat.
Dari setiap kegiatan yang kamu ikuti, pastikan kamu perhatikan mana yang paling menonjolkan minat bakat. Sebagai contoh, apakah kamu merasa senang saat berkumpul dengan orang banyak atau lebih suka fokus pada kegiatan sendiri? Mengobservasi sekitar atau menganalisis hal yang rumit?
Saat kamu sudah mengetahui minat bakat, kedepannya dapat lebih mudah dalam memilih kampus. Sebab, minat bakat ini berkaitan dengan jurusan kampus yang akan kamu pilih nantinya. Kamu bisa langsung listing kampus yang menyediakan jurusan sesuai minat bakat kamu tanpa perlu bingung.
Baca Juga: Harta Karun Pribadi: Kisah Pembelajaran Hekkel Mengenali Potensi ‘Maximizer’ di Dalam Dirinya
Mapping Rencana Pendidikan
Mapping atau memetakan rencana pendidikan ini berkaitan dengan rencana jangka panjang yang akan ditempuh selama masa pendidikan. Rencana pendidikan ini termasuk juga dengan:
Jurusan kuliah yang dipilih
Ini berkaitan dengan minat bakat kamu semasa sekolah. Harus kamu ketahui bahwa jurusan kuliah di Indonesia cukup banyak. Jika tak disesuaikan dengan minat bakat, kamu akan pusing sendiri memilihnya.
Tanpa minat bakat yang jelas, memilih jurusan kuliah ini bisa memberikan efek negatif pada karir jangka panjang kamu, loh. Misalnya, salah pilih jurusan bisa menghambat masa depan kamu. Praktik idealnya, jalan karir kamu ditentukan dengan jurusan yang kamu pilih.
Jenis kampus yang dipilih
Dalam memetakan rencana pendidikan, kamu juga perlu untuk menentukan jenis kampusnya. Jenis kampus ini umumnya dibedakan menjadi dua: PTN (Perguruan Tinggi Negeri) atau PTS (Perguruan Tinggi Swasta).
Memilih apakah PTN atau PTS harus didasari dengan kemampuan diri, kemampuan biaya, dan juga langkah karir. Umumnya PTN memiliki persaingan yang ketat dalam proses masuknya dan biaya pendidikan yang bervariasi (uang kuliah tunggal per golongan), sedangkan PTS memiliki fleksibilitas dalam proses masuk dan biaya yang cenderung lebih mahal (uang kuliah tunggal, uang gedung, dan biaya penunjang lainnya). Selain itu, ada perguruan tinggi khusus untuk karir tertentu.
Baca Juga: Mau Masuk PTN? Ini Tips Persiapan Kuliah Negeri Anti Gagal!
Karir yang mau ditempuh
Karir yang mau ditempuh berkaitan dengan jurusan dan kampus yang dipilih. Kalau kamu ingin punya karir di bidang pendidikan, kamu bisa ambil jurusan pendidikan di universitas khusus pendidikan. Sebagai contoh, UPI Bandung untuk PTN atau Unindra PGRI untuk PTS.
Untuk kamu yang suka seni dan ingin berkarir di bidang tersebut juga terdapat perguruan tingginya tersendiri. Misalnya, Politeknik Negeri Jakarta untuk PTN atau Universitas Multimedia Nusantara dan Institut Kesenian Jakarta untuk PTS-nya.
Total biaya yang dibutuhkan
Merencanakan pendidikan tidak lepas dari biaya yang akan dikeluarkan. Total biaya ini sudah harus dihitung di awal. Perhitungannya bisa dengan kisaran saja. Contohnya: UKT maksimal + biaya penunjang × lamanya pendidikan.
Cara untuk mendapatkan pendidikan
Dewasa ini banyak cara untuk bisa menempuh pendidikan tinggi. Tidak harus melalui biaya pribadi, kamu dapat memanfaatkan beasiswa yang disediakan oleh pemerintah dan swasta seperti:
- Jenjang S1 ➡️ KIPK (Kartu Indonesia Pintar Kuliah), PPA (Peningkatan Prestasi Akademik), Bank Indonesia, dan lainnya.
- Jenjang S2 ➡️ beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).
- Beasiswa CSR perusahaan Djarum, Ajinomoto, Paragon Corp, dan lainnya.
Sebagai siswa SMA/SMK menentukan hal-hal di atas pasti memusingkan bukan? Dalam hal ini pastikan kamu berdiskusi dengan orang tua, ya.
Riset Kampus Impian
Kalau sudah memetakan rencana pendidikan, saatnya riset kampus impian. Tadi kan sudah ditentukan mulai dari jurusan hingga cara mendapatkannya. Saat proses riset ini, informasi yang harus dikumpulkan minimal meliputi:
- Lokasi kampus
- Akomodasi dan transportasi yang bisa dijangkau
- Sarana dan prasarana yang tersedia
- Jurusan yang diminati
- Prosedur pendaftaran
💡 Tipsnya: Cari informasi melalui kanal terpercaya seperti website resmi kampus.
Konsultasikan dengan Pakar
Tips memilih kampus yang terakhir adalah konsultasikan semua dengan pakarnya. Kalau kamu sudah cukup pusing, ada baiknya buat meminta bantuan guru Bimbingan Konseling di sekolahmu. Atau kamu juga bisa menggunakan layanan coaching karir yang tersedia di banyak lembaga pendidikan. Umumnya lembaga kursus menyediakan layanan tersebut, kamu bisa coba konsultasikan di sana jika dirasa saran yang diberikan guru BK belum cukup.
Nah, itu dia beberapa tips memilih kampus yang bisa kamu terapkan dalam proses rencana pendidikan jangka panjang. Kalau mau menambah persiapan masuk kuliah, kamu bisa ikut kelas yang diadakan Sakola Kembara, loh. Yuk, daftar jadi siswa Sakola Kembara.