
Menentukan jurusan kuliah seringkali menjadi tantangan besar bagi banyak siswa. Perasaan ragu dan bingung kerap muncul saat harus memilih jalur masa depan yang tepat. Hal inilah yang dirasakan oleh Didit, salah satu siswa Sakola Kembara, sebelum akhirnya dia menemukan rasa percaya diri melalui program kolaborasi Talents Mapping bersama Sakola Kembara sebagai wujud nyata misi #PendidikanUntukSemua.
Talents Mapping adalah layanan psikologi yang mengandalkan konsep Strengths Approach untuk menganalisis bakat seseorang. Konsep tersebut mengutamakan kelebihan seseorang yang dapat memperbaiki kelemahan mereka. Dalam lingkup pendidikan, Talents Mapping dapat digunakan sebagai alat dalam menentukan jurusan kuliah yang tepat bagi siswa agar mereka percaya diri terhadap keputusannya untuk masa depan.
Berawal dari Ketidaktahuan Menuju Titik Terang
Sebelum mengikuti program ini, Didit mengaku sama sekali belum mengenal apa itu Talents Mapping. Ia pertama kali mendengar tentang metode pengembangan diri ini melalui Sakola Kembara tanpa memiliki bayangan sedikit pun mengenai proses yang akan dilalui. Ketidaktahuan ini adalah hal yang wajar, tetapi justru menjadi langkah awal Didit untuk berani mengeksplorasi potensi terpendam yang ia miliki agar lebih percaya diri dalam melangkah.
Melalui asesmen ini, Didit mulai mempelajari berbagai aspek dalam dirinya, mulai dari bakat yang paling menonjol hingga hal-hal yang kurang ia kuasai. Ia menyadari bahwa menilai diri sendiri secara subjektif seringkali tidak akurat, sehingga diperlukan alat ukur yang valid untuk memetakan minat, bakat, sifat, dan perilaku secara mendalam.
“…karena kalau menilai diri sendiri itu belum tentu sesuai ya. Jadi dari asesmen ini aku lebih tahu minat bakat, sifat, dan perilaku aku.” kata Didit dalam sesi penyampaian testimoni.
Menyelami Potensi dan Memantapkan Pilihan Jurusan
Momen yang paling berkesan bagi Didit adalah saat sesi konsultasi dengan praktisi TM. Hasil asesmen menunjukkan bahwa bakat-bakat yang menonjol dalam dirinya ternyata sesuai dengan ekspektasi pribadinya selama ini. Mentor yang mendampingi pun memberikan rekomendasi jurusan kuliah yang sangat spesifik, berdasarkan urutan minat dan bakat tertinggi yang muncul dalam hasil asesmen tersebut. Keselarasan antara hasil tes dan bimbingan mentor membuat Didit merasa divalidasi.
Baca Juga: Harta Karun Pribadi: Kisah Pembelajaran Hekkel Mengenali Potensi ‘Maximizer’ di Dalam Dirinya
“Dari itu aku jadi lebih yakin buat menekuni jurusan tersebut,” ungkapnya. Proses ini bukan sekadar tes biasa, melainkan perjalanan menemukan jati diri yang membantunya memahami karakter personal secara lebih utuh.
Yuk, Kenali Dirimu dan Temukan Kepercayaan Diri Lewat Talents Mapping
Pengalaman Didit adalah bukti bahwa mengenal diri sendiri merupakan kunci utama dalam mengambil keputusan besar. Bagi Sobat Kembara yang masih merasa bingung atau ragu dengan pilihan masa depan, program Talents Mapping ini adalah solusi yang tepat. Dengan mengetahui manfaat dan informasi mendalam mengenai asesmen Pemetaan Bakat, kamu bisa lebih terarah dalam mengembangkan potensi yang ada.
Jangan ragu untuk memulai perjalananmu sekarang. Mari bergabung dan mulailah membangun langkah yang lebih percaya diri dengan asesmen Talents Mapping. Sobat Kembara bisa langsung mendaftarkan diri dan menemukan potensi terbaikmu melalui tautan berikut: https://bit.ly/TalentsMappingSakem.