Sukarela berdonasi di bidang pendidikan merupakan jalan yang BeeHive pilih dalam membantu masa depan siswa. Melalui Sakola Kembara, ia membantu support biaya pendidikan siswa yang membutuhkan.
Tidak dapat dipungkiri, untuk mencetak masa depan siswa diperlukan pendidikan yang berkualitas. Simak cerita BeeHive yang turut serta sukarela mewujudkannya!
Alasan Sukarela Berdonasi di Sakola Kembara
BeeHive, salah satu donatur tetap di Sakola Kembara memilki keinginan yang besar dalam membantu masa depan siswa lewat pendidikan. Ia secara sukarela menyisihkan uangnya untuk keberlangsungan operasional Sakola Kembara dalam mewujudkan masa depan siswa.
“Aku berdonasi karena memang ingin berdonasi saja dan aku merasa sepertinya Sakola Kembara merupakan platform yang bagus dan masih align dengan goals aku (yak kiasannya aku pingin ngebantu orang dengan memberikan kail, bukan ikan. Nah aku pikir pendidikan adalah kail yang bagus),” ujarnya.
Dalam hal ini, ia memilih berdonasi di Sakola Kembara sebagai wadah yang mampu merealisasikan keinginan besarnya itu. Ia memilih Sakola Kembara karena kepercayaannya yang besar terhadap lembaga ini. Ia menilai operasional di Sakola Kembara berjalan baik.
“Beberapa teman menjadi pengurus di Sakola Kembara, jadi cukup percaya kalau Sakola Kembara dikelola dengan baik sesuai dengan fungsinya,” katanya.
Dengan tata kelola yang baik dan sesuai dengan fungsinya, juga koneksi yang ia miliki di Sakola Kembara membuatnya percaya penuh donasi sukarela yang ia keluarkan tidak akan sia-sia dan bermanfaat bagi masa depan siswa.
Bukan hanya itu saja, ia menilai bahwa banyak praktik pendidikan masih berfokus pada surface-level understanding, di mana siswa hanya dituntut menghafal dan mengikuti, tanpa diajak memahami alasan, mempertanyakan, atau berpikir lebih dalam. Bidang pendidikan saat ini masih belum banyak yang peduli dalam membangun pola pikir kritis siswa.
“Banyak pendidikan yang hanya mengajarkan surface level understanding, padahal seharusnya di usia yang masih berkembang lebih baik diajarkan untuk berpikir kritis,” katanya.
Isu yang ia lihat dalam masalah pendidikan ini membuatnya peduli untuk berkontribusi dari hal yang ia bisa. Salah satunya adalah dengan berdonasi secara sukarela. Dalam hal ini, ia percayakan kepada Sakola Kembara.
Ekspektasi Sukarela Berdonasi di Sakola Kembara
Selama sukarela berdonasi rutin di Sakola Kembara, BeeHive mengaku ada harapan serta ekspektasi dari apa yang ia upayakan itu. Salah satunya ialah manfaat yang berkepanjangan bagi para siswa yang mengikuti program pendidikan di Sakola Kembara.
“Semoga donasi ini dapat memberikan manfaat baik untuk siswa itu sendiri ataupun untuk sekelilingnya. Aku berharap semoga bisa menjadi manfaat untuk siswa, pengurus, dan sekitarnya, baik di masa kini maupun masa depan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dengan donasi rutin yang dikeluarkannya, dapat juga bermanfaat bukan hanya untuk siswa, namun juga untuk sekelilingnya, seperti pengurus. Yang paling terpenting, ekspektasinya adalah kebermanfaatan untuk masa kini dan masa depan siswa.
Harapan untuk Sakola Kembara
BeeHive punya optimisme yang tinggi bahwa Sakola Kembara dapat terus berkembang. Dengan dukungannya ini, ia berharap Sakola Kembara bisa terus bertumbuh, serta jadi platform yang menyebarkan manfaat bagi orang banyak.
“Semoga menjadi platform yang dapat terus bertumbuh dan terus memberikan manfaat ke orang banyak,” katanya.
Agar Sakola Kembara dapat lebih bertumbuh dan berkembang, ia juga memberikan saran yang sangat bermanfaat, yaitu mengenai materi pembelajaran. Saran ini sangat aplikatif untuk diimplementasikan.
“Mungkin bisa share materi pembelajaran di platform sosial media agar bisa lebih membantu banyak orang,” ujarnya.
Dalam hal ini, divisi Learning & Development dan Social Media dapat berkolaborasi. Implementasinya bisa dalam bentuk pembuatan konten edukatif yang konsisten agar lebih membantu banyak orang.
Mau sukarela berdonasi juga untuk masa depan siswa seperti BeeHive? Langsung saja daftar jadi donasi tetap di Sakola Kembara.
